Oleh: Radhita | 14 Mei 2010

Matre sesuatu yang wajar

========================================================================

The page you are looking for has been moved to:

http://www.radhita.com/2010/05/14/matre-sesuatu-yang-wajar/

Please update your links and bookmarks to point to the new page. Use the link above to visit the new location.

========================================================================

Halaman yang Anda cari telah dipindahkan ke:

http://www.radhita.com/2010/05/14/matre-sesuatu-yang-wajar/

Perbarui link dan bookmark Anda untuk menunjuk ke halaman baru. Gunakan link di atas untuk mengunjungi lokasi baru.

========================================================================


Responses

  1. wkwkwkwkwkwk

    tapi kalau over matre juga males kak pacaran sama ceewek kayak itu…

    O,o
    udah nikah tho peyan ini……….
    wkwkkwkwkwkwkkw

  2. can not agree anymore😀

  3. kalo jadi istri, mikir keuangan kan pantez… gimana2 iank ngurus juga dia…

    tapi kalo mpe memanfaatin, itu baru bahaya!!

    • biasanya memang gitu sih mbak. Istri jadi menteri keuangan keluarga.

      Banyak pasangan muda yg belum nikah terkadang tabu untuk membicarakan soal perencanaan keluarga. Takut akan mengotori nilai cinta.

      Padahal zaman sekarang kan memang begitu tuntutannya.

      Kecuali kalau kayak oby yang lebih sering tinggal dihutan, kalo laper tinggal metik daun atau berburu…

      hehehe canda kok by..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: